Monday, August 5, 2019

Membangun City Branding Yang Diusahakan

Menurut Sugiarsono (2009) dalam membuat sebuah city branding, terdapat
beberapa kriteria yang harus dipenuhi, di antaranya:

Membangun City Branding Yang Diusahakan

• Attributes: Do they express a city’s brand character, affinity, style, and personality?
(menggambarkan sebuah karakter, daya tarik, gaya dan personalitas kota)
(menggambarkan sebuah karakter, daya tarik, gaya dan personalitas kota)

• Message: Do they tell a story in a clever, fun, and memorable way?
(menggambarkan sebuah cerita dengan baik, menyenangkan dan berkesan)
• Differentiation: Are they unique and original? (unik dan berbeda dari kota-kota
yang lain)

• Ambassadorship: Do they inspire you to visit there, live there, or learn more?
(Menginspirasi orang untuk datang dan ingin tinggal di kota tersebut atau ingin
mengetahui lebih banyak tentang kota tersebut.)

City branding direncanakan dengan tujuan khusus yang diarahkan pada keunggulan citra kota hingga keuntungan ekonomis. Beberapa kota melakukan strategi dengan menerapkan city branding karena hal ini dianggap menguntungkan bagi para pemangku kepentingan. Berikut alasan mengapa city branding perlu dilakukan menurut Handito, (dalam Sugiarsono, 2009:3):

Membangun City Branding Yang Diusahakan

1. Memperkenalkan kota/daerah lebih dalam penerapan city branding.

Suatu kota akan memperkenalkan dirinya lebih dalam, karena pihak eksternal harus mengetahui keberadaan suatu kota. Yang kemudian peningkatan kunjungan terhadap suatu kota semakin tinggi.

2. Memperbaiki citra.

Citra suatu kota yang sudah dinilai buruk oleh pengunjung maupun penduduk kota sendiri, cukup sulit suatu kota memiliki daya tarik bagi pihak yang berkepentingan, namun salah satu strategi mengembalikan citra positif kota yaitu dengan city branding yang diimbangi dengan implementasi komprehensif, maka akan meningkatkan daya tarik kota sebagai tujuan para pemangku kepentingan.
3. Menarik wisatawan asing dan domestik.

Penerapan city branding yang tepat dapat menarik pemangku kepentingan eksternal kota termasuk wisatawan domestik maupun asing, hal ini dikarenakan wisatawan memandang merek merupakan pembeda satu dengan yang lainnya sehingga akan memilih suatu tempat dengan keunikan atau ciri khas yang tidak dimiliki kota lain.

4. Menarik minat investor untuk berinvestasi.

Tujuan lain dari city branding untuk mendapatkan investasi guna meningkatkan
pengembangan kota baik itu dari sektor ekonomi, sosial atau yang lainnya.

5. Meningkatkan perdagangan.

Melalui penerapan city branding suatu kota akan dikenal luas oleh masyarakat
baik itu di dalam negeri ataupun luar negeri. Maka akan tercipta suatu transaksi
yang dilakukan oleh pihak eksternal kota maupun pihak internal kota yang
menyebabkan terjadinya peningkatan perdagangan.
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post