Monday, March 5, 2018

Catatan Umroh 2014 (6): Amanah Telah Tertunaikan


UmroHijrah - Jatah tinggal 3 hari di Madinah berakhir kemarin siang. Tepat pukul 14.30, saya harus meninggalkan Madinah dengan segala kesejukan, kedamaian, dan keteraturannya. Tak lupa saya berdoa sejenak, sebelum meninggalkan Masjid Nabawi, agar kali ini bukan menjadi kunjungan saya yang terakhir. Saya memohon kepada Allah untuk bisa terus datang ke Madinah dengan keluarga, anak, dan cucu saya.

Sebelum bergerak ke Makkah, terlebih dulu saya harus mengambil miqat di Bir Ali untuk memulai rangkaian ibadah umroh. Perjalanan dari Madinah ke Makkah memakan waktu 6,5 jam. Jarak Madinah-Makkah kira-kira sama dengan Solo-Jakarta. Bedanya dari Madinah ke Makkah selalu melalui jalan tol dan gratis, sehingga bus bisa melaju dengan
kecepatan tinggi.

Tepat pukul 22.00, saya tiba di Hotel Al-Massa Makkah, hotel yang saya tempati tahun lalu. Jarak ke Masjidil Haram hanya sekitar 100 meter. Ujian kekuatan fisik kembali dimulai. Tepat pukul 23.30, semua rombongan harus berkumpul di lobi hotel untuk memulai tawaf. Saya melihat banyak sekali jamaah yang tumpah ruah di Masjidil Haram, tidak berbeda dengan ketika musim haji.

Setiap kali saya umroh atau haji, satu hal yang saya salut untuk semua jamaah adalah semangatnya. Walaupun banyak di antara mereka yang berusia lanjut dan harus dipapah atau bahkan dengan kursi roda, namun saya lihat, semua antusias melakoni setiap rukun dan wajibnya umroh.

Di tengah udara dingin, badan capek, dan menahan rasa kantuk yang hebat, namun semua terus bergerak mengitari Kakbah selama 7 kali putaran. Saat tawaf inilah semua amanah doa yang teman-teman titipkan ke saya, sudah saya laksanakan.

“Ya Allah, janganlah Engkau biarkan di tempat kami ini suatu dosapun, kecuali Engkau ampunkan; tiada kesusahan hati, kecuali Engkau lapangkan; tiada suatu hajat keperluan, kecuali Engkau penuhi dan mudahkan; maka sudahkanlah segenap urusan kami, sudahilah semua amal perbuatan kami dengan amal yang saleh.”

Selesai tawaf, berlanjut dengan sa’i Shofa ke Marwah sebanyak 7 kali dan diakhiri dengan memotong rambut. Lengkap sudah rangkaian umroh pertama.

Saya lihat jam menunjukkan angka 02.30, berarti memakan waktu sekitar 3 jam. Segera saya balik ke hotel untuk mandi dan beristirahat sejenak. Sengaja saya tidak tidur, karena khawatir malah kebablasan tidak dapat Sholat Subuh berjamaah. Setelah Sholat Subuh barulah saya pergi tidur untuk memulihkan tenaga.
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post